Aussie Beef Fair 2026 Menghadirkan Keunggulan Daging Sapi Premium New South Wales di Jakarta

Jakarta kembali menjadi panggung bagi perayaan kuliner internasional melalui hadirnya Aussie Beef Fair 2026, sebuah inisiatif kolaboratif yang menghadirkan kualitas terbaik daging sapi premium Australia langsung kepada konsumen Indonesia. Program ini menjadi refleksi kuat dari hubungan perdagangan dan gastronomi antara Australia dan Indonesia yang terus berkembang.
Dimulai pada 16 April hingga 15 Mei 2026, Aussie Beef Fair berlangsung di 18 gerai Ranch Market di Jakarta, dengan peluncuran utama di Ranch Market Lotte Shopping Avenue. Selama satu bulan penuh, konsumen diajak untuk tidak hanya menikmati cita rasa unggul, tetapi juga memahami perjalanan panjang di balik setiap potongan daging sapi premium dari New South Wales.
Merayakan Kualitas dan Transparansi dari New South Wales

Aussie Beef Fair bukan sekadar promosi produk, melainkan sebuah narasi tentang kualitas, keberlanjutan, dan dedikasi dalam industri peternakan Australia. New South Wales dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil pangan terbaik, dengan standar produksi yang menekankan kesejahteraan hewan, lingkungan alami, serta kontrol kualitas yang ketat.
Daging sapi yang ditampilkan dalam program ini mencakup merek unggulan seperti Manning Valley Naturally dan Mulwarra. Manning Valley Naturally dikenal sebagai daging sapi grass-fed yang telah meraih lebih dari 30 penghargaan nasional, dihasilkan dari sapi yang dibesarkan secara alami tanpa hormon tambahan maupun antibiotik. Sementara itu, Mulwarra menghadirkan variasi produk grass-fed dan grain-fed dengan karakter rasa yang kaya, tekstur lembut, serta marbling yang optimal melalui proses pemberian pakan berbasis biji-bijian selama 100 hingga 120 hari.
Kolaborasi Strategis yang Menguatkan Industri
Keberhasilan penyelenggaraan Aussie Beef Fair tidak lepas dari kolaborasi strategis antara Meat & Livestock Australia (MLA), pemerintah New South Wales, Qantas Airways, serta Ranch Market sebagai mitra ritel utama.
Christian Haryanto, Chief Representative MLA Indonesia, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk membawa cerita di balik kualitas daging sapi Australia lebih dekat kepada konsumen Indonesia. Sementara itu, Elsa Dian Trifani, Chief Marketing & Merchandising Officer Ranch Market, menekankan komitmen pihaknya dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan gaya hidup modern.
Dari sisi pemerintah, Yonathan Wijaya, NSW Trade and Investment Director, menyampaikan bahwa program ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi New South Wales, tidak hanya sebagai produsen pangan premium, tetapi juga sebagai destinasi global yang kaya akan pengalaman kuliner dan budaya.
Pengalaman Kuliner Interaktif dan Edukatif

Untuk menghadirkan pengalaman yang lebih imersif, Aussie Beef Fair dilengkapi dengan berbagai aktivitas interaktif. Salah satunya adalah demonstrasi memasak yang dipandu oleh Chef Fernando Sindu, yang menghadirkan interpretasi modern dari hidangan seperti Sate Klopo dan Striploin in Romesco.
Selain itu, demo memasak akan berlangsung setiap akhir pekan sepanjang periode acara di Ranch Market Lotte Shopping Avenue, didukung oleh sampling produk di beberapa gerai terpilih seperti Pondok Indah, Pesanggrahan, dan Kemang. Aktivitas ini memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengenal lebih dalam karakter rasa serta fleksibilitas daging sapi Australia dalam berbagai kreasi kuliner.
Kesempatan Eksklusif: Terbang ke Sydney

Sebagai daya tarik tambahan, Aussie Beef Fair menghadirkan program Top Spender Giveaway yang memberikan kesempatan bagi konsumen untuk memenangkan dua tiket pulang-pergi ke Sydney untuk satu pasangan, didukung oleh Qantas Airways.
Program ini berlaku untuk pembelian produk-produk NSW terpilih, termasuk daging sapi premium serta berbagai produk makanan dan kesehatan asal Australia seperti Sanitarium, Arnott’s, Blackmores, dan Bega. Pemenang akan diumumkan pada 1 Juni 2026, menutup rangkaian acara dengan pengalaman yang menghubungkan langsung konsumen dengan asal-usul produk yang mereka nikmati.
Menguatkan Hubungan Kuliner Indonesia dan Australia
Lebih dari sekadar festival kuliner, Aussie Beef Fair 2026 menjadi simbol dari kemitraan yang semakin erat antara Indonesia dan Australia dalam sektor agrikultur dan perdagangan pangan. Dengan menghadirkan transparansi, kualitas, dan pengalaman langsung kepada konsumen, program ini mempertegas posisi daging sapi Australia sebagai pilihan premium di pasar Indonesia.